Wakaf Produktif dalam Perspektif Al-Qur’an (Tafsir QS. Al-Baqarah/2: 261 dan QS. Ali ‘Imran/3: 92)

Authors

  • Ahmad Syah Alfarabi Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran, Kemenag RI, Jakarta, Indonesia
  • Ainun Helty Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Indonesia
  • Wahfiudin Sakam Komisi Pendidikan dan Kaderisasi, Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, Indonesia
  • Fahrurozi Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta

Keywords:

Wakaf produktif, Tafsir Al-Qur’an, QS. al-Baqarah/2: 261, QS. Ali ‘Imran/3: 92, Filantropi Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis landasan teologis wakaf produktif dalam perspektif Al-Qur’an melalui penafsiran terhadap ayat-ayat yang menjadi dasar konsep pengembangan harta untuk kemaslahatan berkelanjutan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan model pengelolaan wakaf yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu menciptakan manfaat ekonomi dan sosial secara berkesinambungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data dikumpulkan dari Al-Qur’an, kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, hadis, serta literatur mengenai wakaf produktif, kemudian dianalisis menggunakan metode tafsir tematik dan analisis deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep wakaf produktif berakar pada prinsip pengembangan manfaat yang berkelanjutan dan pengorbanan harta terbaik untuk kepentingan umum. Nilai-nilai tersebut terimplementasi dalam praktik wakaf para sahabat yang mengelola aset agar manfaatnya terus mengalir bagi masyarakat. Dalam konteks Indonesia, prinsip-prinsip tersebut memberikan legitimasi teologis bagi pengembangan wakaf produktif melalui tata kelola yang profesional, inovasi pengelolaan aset, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menawarkan pemahaman yang komprehensif mengenai keterkaitan antara nilai-nilai Al-Qur’an dan praktik wakaf produktif sebagai instrumen filantropi Islam yang mampu memperkuat pembangunan sosial-ekonomi sekaligus mewujudkan kemaslahatan masyarakat secara berkelanjutan.

DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.21546317

Author Biographies

Ahmad Syah Alfarabi, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran, Kemenag RI, Jakarta, Indonesia

Ahmad Syah Alfarabi adalah seorang Peneliti/Pengembang Tafsir Al-Qur'an di Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Jakarta, Indonesia. Fokus penelitiannya meliputi studi Al-Qur'an, filologi, dan kajian Islam kontemporer.

Ainun Helty, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Indonesia

Ainun Helty adalah Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Indonesia. Fokus kajian dan penelitiannya meliputi studi Al-Qur'an, metodologi tafsir, dan pemikiran Islam.

Wahfiudin Sakam, Komisi Pendidikan dan Kaderisasi, Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, Indonesia

Wahfiudin Sakam merupakan anggota Komisi Pendidikan dan Kaderisasi di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta, Indonesia. Fokus kajian dan perhatian akademisnya meliputi bidang pendidikan Islam, pengembangan kader ulama, serta dinamika sosial-keagamaan kontemporer.

Fahrurozi, Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta

Fahrurozi adalah Mahasiswa Doktoral pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Tangerang Selatan, Indonesia. Fokus penelitian dan kepakarannya meliputi kajian Al-Qur'an, tafsir tematik, dan filantropi Islam. Beliau bertindak sebagai penulis korespondensi dalam pengajuan artikel ini.

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Ahmad Syah , A., Helty, A. ., Sakam, W. ., & Fahrurozi, F. (2026). Wakaf Produktif dalam Perspektif Al-Qur’an (Tafsir QS. Al-Baqarah/2: 261 dan QS. Ali ‘Imran/3: 92). Journal of Islamic Business and Economics Research (JIBER), 1(01), 95–120. Retrieved from https://www.jurnal.algoria.biz.id/index.php/jiber/article/view/153